Posted by admin Posted on Jun - 17 - 2010

Dewasa itu seperti apa?

“Kok kamu gitu sih..dewasa dikit napa…!!!” Sering kalimat seperti itu kita dengar bahkan kita ucapkan kepada seseorang yang ketika itu dia bertindak tidak berpikir dewasa menurut kita. Jujur sampai sekarang saya masih belum mengerti bahwa berpikir dewasa itu seperti apa, bersikap dan mungkin berpenampilan dewasa.

Saat ini masih banyak orang berpersepsi bahwa semakin bertambah usia seseorang berarti sejalan dengan kedewasaannya dalam berpikir dan bertindak. Tapi saya juga banyak mendengar dan membaca artikel bahwa kedewasaan seseorang tidak berbanding lurus dengan umur seseorang.

Setelah mencari – cari artikel yang tepat, ternyata saya menemukan penjelasan tentang apa itu dewasa dari sini. Walaupun setiap kita pasti punya pendapat sendiri tentang dewasa, yang pasti secara umum seseorang dikatakan telah dewasa jika dia sudah dapat berpikir, bertindak dan menghadapi segala sesuatunya dengan bijaksana.

Masalah yang masih ada sampai saat ini adalah, bagaimana merubah persepsi orang tentang kedewasaan berbanding lurus dengan usia. Bagaimana dengan ungkapan “Beliau sudah banyak merasakan asam garam kehidupan” yang otomatis artinya beliau itu sudah pasti sudah hidup lebih lama dari kita. Masalah yang lain adalah bagaimana dengan anak – anak yang masih sangat polos tapi sudah mulai berpikir dengan kritis, apakah bisa disebut dengan dewasa dini …?

Ada lagi persepsi lain tentang dewasa, ketika umur seseorang bertambah maka penampilannyapun harus mencerminkan umurnya itu. Apakah penampilan harus selalu sejalan dengan umur, misalnya ketika kita berumur 17 tahun kita masih pakai kaos oblong dan ketika berumur 20 tahun kaos oblong harus ditinggalkan dan diganti dengan kemeja. Apakah memang seperti itu seharusnya …? Kalau memang begitu berarti semakin tua seseorang maka penampilannya harus tua juga.

Rasanya mulai sekarang kita harus segera merubah persepsi – persepsi tersebut mulai dari diri kita sendiri, bahwa tingkatan umur seseorang tidak dapat mencerminkan kedewasaannya, dan cara berpakaian atau penampilan seseorangpun tidak akan dapat mencerminkan kedewasaannya.

Apakah kita sudah dewasa …?? Hanya orang – orang disekitar kita yang bisa menilai :)

Categories: Life

29 Responses so far.

  1. Zack Miner's says:

    P.E.R.T.A.M.A.X GAN
    ^_^

  2. nh18 says:

    Hmmm …
    Menjadi Tua itu pasti …
    Menjadi Dewasa itu pilihan … (hahaha)

    Yang jelas …
    Dewasa adalah … pola pikir … pola tindak … dan juga pola hati …

    (hmm what did I say ?)

    Salam saya

  3. gHie_pOe says:

    dEwasa ..????
    qU tk bEgitu mEngerti tEntang kEdewaSaan…!!!
    qU mErasa dRi qU bLum dEwasa.,
    wAlau.., uSia Qu tElah dKateGoRikan DEWASA..,

    cKang., lBih bAik bRusAha bUat lEbih dEwasA..,,
    n’ jd DeWasa yg SemPurna..,,
    WalAu tw tW aPa iTU dEwasa..!!

  4. hendri says:

    Dewasa emang pilihan.. cara berbicara, cara berfikir dan konsep kehidupan semuanya dipikirkan dengan matang.. bisa memilah mana yang baik mana yang kurang baik..

    namun, semakin dewasa seseorang, maka kreatifitas semakin menurun, karena kreatifitas itu spontan, dan dewasa itu mengurangi yang namanya spontanitas…

    jadi pilihannya yang bagus, dewasa iya.. kanak kanak iya… heheheheh

    CMIIW

  5. Monica S. says:

    Hi, I’m very interested in Linux but Im a Super Newbie and I’m having trouble deciding on the right distribution for me (Havent you heard this a million times?) anyway here is my problem, I need a distribution that can switch between reading and writing in English and Japanese (Japanese Language Support) with out restarting the operating system.

  6. Abdul Hakim says:

    saya sudah dewasa belum ya???? :bingung :bingung

  7. kedewasaan seseorang menurut saya dilihat dai bagaimana dia menyikapi dan menyelesaikan masalah yang menghimpitnya

    salam kenal :shakehand2 :shakehand2

  8. unknown says:

    owh.

    ijin nyimak aja lah. :D

  9. admin says:

    @nh18
    jadi pilihannya dewasa apa ga..?? :D

    @ghie_poe
    yap…berusaha terus utk menjadi lebih baik :thumbup:

    @hendri
    ada ga ia cara agar kita bisa lebih dewasa dan kreatifitaspun bertambah :matabelo:

    @abdul hakim
    coba tanya orang terdekat kamu :)

    @catatan hakim
    yup bener banget…btw kok saya ga bisa komen diblog kamu ia…??? :bingung

  10. @catatan hakimyup bener banget…btw kok saya ga bisa komen diblog kamu ia…???
    +1

  11. Arif R. says:

    dewasa itu setelah remaja.. :D

  12. admin says:

    @Arif
    klo itu sih ditinjau dari segi fisik… :D

  13. ada akbar? says:

    benar. ..
    hanya orang disekitar kita yang dpat menilai ..
    moga makin dewasa :)

  14. baburinix! says:

    wah kalau saya sih menyesuaikan aja deh…

  15. orange float says:

    dewasa pada tempatnya, jika saatnya dibutuhkan kedewasaan maka bertindaklah layaknya orang dewasa dan juga ada saatnya kita menjadi seperti anak-anak.
    jadi menurutku intinya kita tahu menempatkan posisinya :supermaho

  16. admin says:

    @baburinix!
    jadi klo kita lagi di tempat anak2 bermain kita jadi anak2, trus klo kita lagi kumpul sama temen sebaya kita jadi dewasa…hihihi gitu ia..?? :malu

    @orange float
    :recsel

  17. ahsanfile says:

    Setauku kalo udah dewasa bagi seorang laki-laki itu kebiasaan membualnya berkurang, dan sudah banyak bicara tentang masa depan.

    Kalau bagi perempuan setauku kalau dewasa sudah mulai memisahkan antara barang yang perlu dan yang tidak perlu

    itu baru sedikit tanda-tanda… (yang aku ketahui)

    salam kenal…
    http://ahsanfile.wordpress.com

  18. dhila13 says:

    menjadi dewasa itu pilihan, menjadi tua itu pasti :mrgreen:

  19. admin says:

    @dhila13
    :D

  20. benar! dewasa hanya orang yang bisa menilainya … biarkan saja mengalir seperti air (namun kita juga harus instrospeksi diri juga :mrgreen: )

  21. admin says:

    @rangga aditya
    yup betul…tidak pernah ada kata terlambat utk melakukan perubahan :ngacir2

  22. mawarsendu says:

    dewasa yg sebenarnya adalah dari pemikirannya… umur tidak menjamin kedewasaan seseorang

  23. admin says:

    @mawarsendu
    tapi sayangnya masih banyak org yg berpikir kalau umur menunjukkan kedewasaan seseorang :nohope:

  24. ahsanfile says:

    Wah gayanya fb banget neh :D
    kalo njaawb komen pake @

    he he he

  25. admin says:

    @ahsanfile
    yah…habis gmn lagi cara balesnya…ada g plugin wordpress yg bisa bales komen otomatis tanpa harus pake “@” :D

  26. koes says:

    mungkin yang dimaksud dewasa ntu ga perpikiran n bertingkah kayak anak kecil.. dewasa berarti menjadi bijak ketika semua orang emosi :)

  27. Tivisiana says:

    Hmmm …
    Menjadi Tua itu pasti …
    Menjadi Dewasa itu pilihan … (hahaha)

    Yang jelas …
    Dewasa adalah … pola pikir … pola tindak … dan juga pola hati …

    (hmm what did I say ?)

    Salam saya

  28. eryekers says:

    gimana ya cara mengubah pola pikir qt supaya qt bisa dewasa…. :hope

  29. When selling your products, you need to make use of labels, especially if you are going to house it on a retail store and other similar establishments. Potential customers always look for labels when considering a product or item. Also, labels have a huge part in establishing your corporate identity as well as presence. When launching your products, take your time and put careful thought on the use of labels. You do not want to have labels that do not look professional. Otherwise, your business name will be put at stake.


[+] kaskus emoticons nartzco

Sponsors

  • Cheap reliable web hosting from WebHostingHub.com.
  • Domain name search and availability check by PCNames.com.
  • Website and logo design contests at DesignContest.net.
  • Reviews of the best cheap web hosting providers at WebHostingRating.com.