Sebelumnya, kembali saya ucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan bathin kepada teman-teman semua. Kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman yang saya alami ketika lebaran yang beberapa hari yang lalu baru saja kita lewati.
Seperti kebanyakan orang, beberapa hari menjelang lebaran saya dan sekeluarga melakukan ritual rutin alias mudik. Saat ini saya tinggal di kota Padang, sedangkan kampung halaman saya berada di Maninjau, salah satu desa yang terkenal dengan danaunya yaitu danau Maninjau.
Hari pertama tiba di Maninjau merupakan hari terakhir Ramadhan, awalnya terasa seperti liburan ditahun-tahun yang lalu. Namun suasana mulai berubah dan menurut saya menguranggi kenikmatan saya dalam berlibur, yaitu dengan bermunculannya pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan pribadi saya. “Kapan kamu nikah..?? si anu seminggu abis lebaran mau menikah, si itu sebulan sebelum Ramadhan sudah menikah….jadi kamu kapan…??” Mendengar pertanyaan yang sama tapi berulang-ulang dari mulai menginjakkan kaki di rumah nenek sampai akan meninggalkan Maninjau, membuat saya bingung dan akhirnya cuma bisa menangis. ![]()
Kenapa harus nangis..?? Karena saya tidak tahu harus menjawab seperti apa, saya bilang “Insya ALLAH sudah ada rencana dalam waktu dekat” sepertinya bukan jawaban yang memuaskan bagi para penanya. Sampai-sampai rasanya frustasi saya mendengar pertanyaan yang sama dari hari ke hari. Harus bagaimana lagi…? Memang pacar sudah ada, tapi rasanya kurang enak kalau menanyakan hal serupa kepadanya setiap saat. Mungkin kalau wanita diperbolehkan melamar pria, sudah dari dulu sudah saya lakukan, tapi itu bukan fitrah seorang wanita. Serba salah rasanya berada pada posisi seperti ini.
Jadi kesimpulannya, liburan lebaran kali ini sangat-sangat kurang menyenangkan, karena hari-hari yang saya lewati harus diisi dengan berfikir keras bagaimana cara menjawab pertanyaan pernikahan dengan bagaimana cara mewujudkan pernikahan itu sendiri.
Bagi pacar yang membaca tulisan saya ini, saya berharap ini jadi bahan perenungan kita. Buat teman-teman saya mohon maaf karena telah berbagi hal yang kurang menyenangkan. ![]()









si ai pake acara menangis segala…
cup..cup..cup..
ckckckck..
ga tau mo komen apaan
yang sabar yaa ka..
tapi aku tunggu undangannya
nb : acara kalo bisa sabtu atau minggu..
hahaha bener.. bingung mo komen gmana.. hihi belum pengalaman wkwkwkw
cuma bisa bilang, ‘sabar ya kak’..

semoga pacar kakak segera melamar.. hehe.
hehehehe….
semua bisa didiskusikan ko mba, semoga sukses ya
heheh aku juga orang padang tapi payakumbuh, pernah main juga ke danau maninjau hehe tetep berdoa yang terbaik ya! aku doakan juga hehehe
selamat merayakan idul fitri mbak, mohon maaf lahir dan batin, semoga semua pertanyaan yang dialami selama liburan bisa segera terjawab. salam kenal

Sahabatku…
Bukankah suatu kebahagiaan jika apa yang menjadi keinginan itu tercapai, mengapa harus bingung menjawabnya…bukankah pacar/calon sudah ada? ataukah hanya sekedar untuk kesenangan saja?
Sebenarnya menikah itu mudah kok, karena hanya butuh “komitment”, nah yang susah itu sebenarnya “kehidupan setelah pernikahan” karena harus mikirin segala macamnya untuk hidup sebagai keluarga yang baru.
Mungkin ada hikmah dari pertanyaan2 mereka yaitu mengingatkan agar tidak menumpuk dosa dosa ketika berpacaran…he..he…he…
Semoga kesedihan itu segera hilang dan si dia segera melamar
Ditunggu lho undangannya… heheheh

waduh, jadi inget pengalaman sendiri di masa lalu hehe….
sabar aja ya mbak… anggap aja orang-orang yang bertanya itu begitu sayangnya sama mba ai hinga menanyakan hal-hal yang cukup sensitif seperti itu
teruslah berdoa agar mba ai disegerakan untuk menikah
mudah-mudahan pacarnya segera melamar yaa
jgn nangis dong dong …
setiap manusia pasti udah ada jalan, bagian, dan waktunya masing-masing unutk bisa memeluk jodohnya … oke?
salam Burung Hantu …
pagi uni..pemandangan danau Maninjau elok nian
*pernikahan bukan untuk dipikirkan… tetapi diwujudkan
Pertanyaan-pertanyaan mbak sebenarnya bisa dikatakan sih sebagai pertanyaan kamuflase. Soalnya sering juga itu saya tanyakan pada ponakan saya, pada saudara-saudara saya yang sudah besar, sudah selesai kuliah, jadi bagi saya itu wajar saja. bagi ai memang sebuah beban sementara bagi penanya, begitu bayangan ai hilang ya lupa, tapi saya berdoa semoga pasca lebaran ini ada keberanian dari pacar ai untuk segera melangkah ke hal yang lebih serius. amin.
semoga dipermudah ya uni biar bisa cepat menikah
insya Allah, suatu saat jodohmu atw “wktnya” akan segera tiba…
percayalah….
aku punya 1 saran, utkmu dan pacarmu
bangunlah di malam hari… shalatlah
lalu mantapkan niat di dlm hati
minal aidin wal faidzin jg ya… maaf jika ada kata2ku yg slh
pengen ke sumatera,lum pernah…btw,saya doakan moga cepet ketemu jodoh mbak
bentar lagi juga ada yang lamar kok
@ALL
amiin Ya Rabbal ‘alamiin ….
terimakasih atas doanya…dan tentunya saya juga selalu mengharapkan doa dari teman-teman semua….
Aku cuma bisa mendoakan, semoga jodohnya didekatkan oleh Allah SWT.
Doa biar dapat jodoh: ” Ya Allah, dekatkan jodohku, dan jauhkan yang bukan jodohku”.
Tapi, kalau pacar Ai bukan jodoh Ai, trus putus, aku gak ikut2 lho..
Resiko ditanggung orang yang berdoa.
Artikelmu bagus, Inspiring, aku suka. Aku juga suka nulis artikel bisnis, Traveling dan pengalaman pribadi. Silahkan berkunjung ke blogku http://www.yohanwibisono.com, Kita bisa sharing
Ya..emang itulah kalo dah dewasa ditanya Kapan mau nikah ?

Sudah nikah Kapan punya Anak ?
Sudah punya Anak kapan punya adik ?
Dan seterusnya
met idul fitri juga
ai….. dilema yg ai alami saat ini…. hampir sama dengan yg dialami “sobat baik” gue… tapi ai lebih beruntung…. sobat gue malah belum punya pacar :-)
kalau boleh saran…. jangan sampai momen indah di kampung halaman jd “tdk mengasyikkan” gara2 hal ini…. orang boleh berkata apa…. yg penting kan kita telah berusaha… jd tunggu saja “campur tangan Allah” tuk mewujudkannya… OK
danaunya indah….. jd pengen kesana…. ;-)
baru aja semalam saya kembali mendapat pertanyaan sama seperti kamu. mendadak spechless cuma bisa senyum aja tepatnya senyum terpaksa
insya allah semoga jodohnya dimudahkan. amin….
owww… ada yang minta dilamar pacarnya
)
ga usah dipikirin,,dijalanin aja,, enjoy ma hidupmu,,mereka yg bertanya kpdmu bukan penentu masa depanmu,, salam kenal,,
..wuuiihh ngeblog udh dari thn 2008,,asoy tenan
semoga sang pacar ikut membaca kak…
lho bukannya dulu juga ada perempuan yang melamar laki laki ya? coba deh tanyain lagi ke ahli agama.. saya kurang paham juga sih hehe.. tapi menurut saya sih apa slahnya sekedar menanyakan bagaimana kelanjutan hubungannya.. jangan hanya menunggu saja nanti malah banyak waktu terbuang percuma…udah bukan jamannya nunggu tanpa kepastian.. hehhe.. semangat ya semoga segera berjodoh :-)
wooooooiiiiiiiiiiiiiiiii……….sang pacar baca dunk hehehehehehehehe…………..
hayooooooo kapan menikah hehehehehehehehe…………pizzzzzzzzzz
wanita melamar pria?? kenapa ngga? dulu siti khadijah mengutus seorang pembantunya untuk mengkhitbah Rasul,
kenepa ya kalo komen di sini selalu di moderasi??
@Abdul Hakim
emang sengaja di moderasi utk mengatasi spam…
Selamat idul fitri 1431 H, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan bathin.
Jadi bilo nikah? heheheh….
sabar mba.. nanti juga klo sudah waktunya pasti nikah juga.
biarin aja lah yang nanya sih tinggal di jawab dengan senyum saja ga perlu menangis hehe
maninjau bagus yaaa.. *OOT*
hihihi.. bagi pacarnya mba ai mgkn bisa dibuat perenungan postingan ini,, kasihan mpe nangis terus
smoga cepat tersampai..
ya smua kan sudah diatur ma yg diatas mba.. pasti akan diberikan yg terbaik
aku lebaran ke kurung di rumah atm ilang ,di tiggal mudik juga
(
cuma mau kasih tau hehe ada award
hehhe

tetep smngat yaw
moga ajah smua akan indah pada waktunya
aii.. minal aidin wal faidzin, taqabbalallaahu minnaa wa minkum
danau maninjau, indah banget, seperti yang diceritakan di negeri 5 menara karya anwar fauzi.
Yang penting tetep seru kan liburannya
Kunjungan pertama sist!
Wah, mantab nich postingannya,
Met Sukses yach
Excelent post…
i like this blog!
An impressive share, I simply given this onto a colleague who was doing slightly evaluation on this. And he the truth is bought me breakfast as a result of I found it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the treat! But yeah Thnkx for spending the time to discuss this, I feel strongly about it and love reading more on this topic. If attainable, as you turn out to be experience, would you thoughts updating your weblog with more particulars? It is extremely helpful for me. Huge thumb up for this blog submit!
The Sport you use to reach to the people, has been sold down the river to the Murdoch empire…surely not the very same people responsible for all the phone-hacking of late? Oh dear..Wow..How betrayed must you feel if you are Vodafone?
Senang banget liburan kesana, jadi kepengennn…
They are nothing less than a masterpiece in a museum or an art gallery and the owner of these creations find it their privilege to adorn these exquisite creations. The price of these designer wear is hardly of any consequence for those who prefer to clothe themselves with the best and most exclusive garment.
I have grave concerns regarding giving GPs control of the NHS budget. GPs may say they want control, but when they are given it will they be able to handle the responsibility is the real question. I believe than my own GP doesn’t even like his patients. If I was seriously ill I have serious doubts regarding the care I would receive. If the GP had to pay for my hospital care I fear I would not receive it. As for nurses all I have to say is they are no little Florence Nightingales. Very many of t