PNS dan Dilemanya

2009
11.19

Pegawai Negeri Sipil atau biasa kita sebut PNS, saat ini menjadi suatu tujuan prioritas dari para pencari kerja. Berbagai macam alasan mereka kemukakan mengapa memilih menjadi PNS, salah satunya adalah ketetapan pekerjaan yang akan mereka dapatkan sampai umur membatasi mereka bekerja hingga akhirnya pensiun.

Pada saat ini di kota Padang berbagai macam formasi untuk menjadi PNS sedang dibuka dan para pencari kerjapun berbondong – bondong mengirim lamaran ke salah satu Kabupaten atau Kotamadya yang ada di Sumatera Barat sesuai dengan pendidikan terakhir yang mereka punya.

Namun sangat disayangkan perbandingan jumlah pelamar dengan formasi yang tersedia sangat signifikan perbedaannya. Bayangkan saja 1000 orang pelamar memperebutkan 1 formasi untuk jurusan Teknologi Pertanian di salah satu Kabupaten di Sumatera Barat. Sungguh sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkannya walaupun memang kesempatan selalu ada.

Tapi apakah ini tidak menjadi suatu pemikiran bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi khususnya. Tidak adakah cara lain untuk membuka lapangan pekerjaan untuk para pencari kerja yang jumlahnya hampir setengah dari jumlah penduduk Indonesia. Atau mungkin semacam pelatihan keterampilan agar mereka (termasuk saya) bisa berwirausaha.

Selain itu, kebobrokan – kebobrokan yang telah disandang oleh PNS tidak menjadi suatu halangan yang berarti bagi para pelamar. Sungguh sangat dilematis. PNS dicaci, dimaki tapi sangat dicari.  :cd:

Tags: , , , ,

11 Responses to “PNS dan Dilemanya”

  1. Takodok! says:

    kadang pemerintah sebenarnya terlalu “baik” lho kak ai, menanggung sebegitu banyak pekerja yang tidak semuanya bekerja dengan baik :))

  2. hendri says:

    menurut saya, sebagai solusi agar PNS itu bisa lebih “jinak”, mereka di perlakukan seperti pegawai swasta.. Kenaikan gaji, atau bonus dan segala macam nya berdasarkan kinerja mereka.. bukan hanya karena pelatihan ini itu lah….

    trus juga, seperti swasta, ada potong gaji jika telat atau terlalu cepat pulang… jadi mereka ga bisa seenaknya masuk jam 10 pulang jam 11 kayak yang kita llihat skrg…

    jujur ngomong ya… hampir seluruh PNS makan gaji buta..kasihan perut yang dikasih makan oleh para PNS-PNS nakal di negara kita, mereka makan duit haram!

  3. admin says:

    @takodok
    tapi masa iya hrz dipertahankan kyk gitu..??? klo emg g isa dipekerjakan ngapain ditanggung…kadang pemerintah juga rada oon iah :cd:

    @yayah
    setuju :cendolbig

  4. Triunt says:

    saya sangat setuju dgn tulisannya Mas Hendri *koment nomor 2*
    terus terang saya minat jadi wiraswasta, termasuk soloaja.com merukapan harapan saya menjadi wiraswasta.

    kdng org jadi PNS gara2 dipaksa Ortu, nah untungnya sejak SMP saya udah katakan pada ortu saya, gak minat jd PNS *waktu SMP mbak saya pusing berat pas daftar PNS*, jadinya skrg udh pada tahu kalo saya gak pingin jd PNS hehe.

  5. Kus Andriadi says:

    ini paradigma yang susah diubah..orang2 banyak yang pengen kerja gampang, idup terjamin dan gaji gede….:P ya pns jawabannya…jam 12 siang bisa aja pulang, masuk siang juga gak masalah..:) apalagi pendidikan di universitas2 itu ngajarin kita untuk jadi pekerja, bukan pengusaha…:P makin banyak aja deh orang yang pengen jadi PNS…:)

  6. arfgan says:

    iyah bener….

    kan bisa wira usaha….
    lagian kan enakan nyuruh orang dari pada di suruh

    benar tidak?>

  7. b43r says:

    ahhahahah mau juga dunk… :D :recsel

  8. admin says:

    @Triunt
    berwiraswasta…hmm bagus bgt tuh…bisa mengasah kreatifitas :beer:

    @elistadyon
    :ngakak

    @kus andriadi
    tapi banyak org yg udah jdi PNS malah kufur nikmat…udah kerjanya gampang eh minta pula gaji yg tinggi ckckck :marah

    @arfgan
    yup bener :recsel

  9. Rizal says:

    lebih baik menajdi pengusaha bisa bebas dan tidak terikat kan …

  10. admin says:

    @Rizal
    :beer:

Your Reply

[+] kaskus emoticons nartzco