Posted by admin Posted on Dec - 03 - 2009

Segalanya Berawal Dari Niat

Kemarin sore saya dan dia pergi JJS aka Jalan – Jalan Sore, kebiasaan yang sudah mulai jarang kami lakukan pasca gempa yang melanda kota Padang. Beberapa hal menjadi suatu pemikiran bagi saya ketika jalan – jalan kemarin, dan baru pada saat itu saya menyadari bahwa semua pekerjaan yang kita lakukan asalkan halal dapat menjadi sangat berarti jika diawali dengan sebuah niat yang tulus.

Pertama, saya memperhatikan tukang sol sepatu karena kebetulan saya juga sekalian memperbaiki sepatu. Selintas terlihat bahwa pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang sepele, tapi coba kita pikir lagi. Seandainya kita membeli sepatu atau sendal baru, 1 bulan kemudian sepatu atau sendal itu rusak dan tidak ada tukang sol sepatu untuk memperbaikinya maka kita harus membeli sepatu atau sendal baru lagi. Bayangkan dalam 1 bulan kita membeli sepatu baru, berapa banyak uang yang harus kita keluarkan lagi padahal kebutuhan yang lebih pokok masih banyak yang belum terpenuhi. Dengan adanya tukang sol sepatu maka masalah kita telah terselesaikan dalam hal sepatu, selain itu para tukang sol sepatu juga memperoleh pendapatan yang bisa digunakan untuk menghidupi keluarganya. Terima kasih Pak tukang sol sepatu….

Kedua, saya memperhatikan tukang parkir. Setiap hari kita pasti bermobilisasi entah itu ke sekolah, kantor, kampus, pasar, mall dan lain – lain yang menggunakan kendaraan, baik itu kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Bagi kita yang memiliki kendaraan pribadi pasti jasa Bapak tukang parkir sangatlah membantu kita dalam hal memarkirkan kendaraan kita. Coba kita pikir seandainya tidak ada profesi tukang parkir ini, kita pasti akan memarkir kendaraan kita sembarangan dan akhirnya bisa mengganggu ketertiban lalu lintas yaitu menimbulkan kemacetan. Berterima kasihlah kepada para tukang parkir ini karena dengan tanggung jawab mereka, kendaraan kita akan terparkir dengan baik dan dengan tanggung jawab mereka pula kendaraan kita akan menjadi aman.

Terakhir saya memperhatikan tukang sampah. Tukang sampah yang pekerjaan sehari – harinya mengumpulkan sampah dan mengantarkannya ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sering dianggap sepele. Kita sering merasa jijik ketika kita melewati bak – bak sampah karena baunya yang menyengat. Tapi bagi para tukang sampah itu bukan alasan untuk tidak mengumpulkan sampah – sampah tersebut. Jika tidak ada tukang sampah maka lingkungan tempat kita tinggal, sekolah, kampus maupun kantor akan selalu kotor dipenuhi sampah, dan akhirnya kitapun akan merasa sangat tidak nyaman. Berterima kasihlah kepada para tukang sampah ini karena telah membantu membersihkan lingkungan kita, selain itu kita bantu mereka dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau ingin buang sampah sembarangan coba bayangkan dulu kita menjadi tukang sampah, apakah sanggup mengerjakan pekerjaan itu…???

Ternyata sebuah pekerjaan kecil dan sepele akan menjadi sangat berharga jika dilakukan dengan niat baik dan tulus. Apakah kita berniat baik dalam mengerjakan pekerjaan kita…???

Categories: Life, My Favorite

25 Responses so far.

  1. bearnuts says:

    “Bekerjalah dengan cinta…
    Jika engkau tidak dapat bekerja dengan cinta, lebih baik engkau menginggalkannya…
    Dan mengambil tempat di depan pintu gerbang candi-candi, meminta sedekah kepada mereka yang bekerja dengan penuh suka dan cita” ~ kata seorang pria berkumis yang kutipannya dsisipkan ke dalam bahan ajar matakuliah etika profesi

  2. admin says:

    uhh….bijaksana sekali kamu nard :D

  3. bearnuts says:

    eee… itu cuma mindahin dari catatan :repost:

  4. admin says:

    pantesan :cd:

  5. hendri says:

    keren postingannya kali ini…

    tapi kok yang komen kalian ajha… publish donk, blogwalking, jadikan mereka yang baca jadi sadar akan arti penting elemen masyarakat di atas, juga elemen lain yang lom sempat terekspos disini. :)

  6. admin says:

    udah di publish kok yah….tar lagi blogwalkingnya :)

  7. Takodok! says:

    Saya akan berterimakasih pada uni penjual combro dan peerkedel jagung! :D

  8. Rizal says:

    saya terharu melihat foto2 itu … :(

  9. b43r says:

    wah2 nice post kk :D

  10. admin says:

    @Rizal
    :(

    @b43r
    makacih kk :D

  11. Rulez says:

    yang penting halal…gak kayak koruptor :D

  12. admin says:

    @Rulez
    yup bener banget…biar kecil asal halal :beer:

  13. Tari says:

    I Like This…
    mank sgala sesuatu d mulae dr niat kaq….

  14. Rizal says:

    loh kok nangis .. jangan donk .. saya malah tmabah terharu … ckckckckc

  15. arfgan says:

    wahh…
    niat yang tulus….

    tapi kan ga semuanya niatan tulus…

    klo si tukang parkir, klo kita mo kabur pasti di cekat terus di mintain duit
    (alibi untuk memalak)

    klo tukang sampah jg….
    klo ada sepatu ato sandal yang bagus di taro di luar rumah langsung di embat !!
    =_+

    (note : kan ga semuanya niatannya tulus mungkin cmn beberapa doank…..)

  16. balita says:

    mereka tu orang2 hebat kak…..
    patut dijadikan panutan tu…

  17. Cloud says:

    seperti melihat sebuah titik di atas kertas putih.. kebanyakan orang melihat titik dari hitamnya titik bukan dari putihnya kertas.. apalagi klo ngeliatnnya pake sedotan mampet.. hitam putihnya ngga jelas..

  18. admin says:

    @Tari
    Thanks.. :beer:

    @Rizal
    terharu banget soalnya :(

    @arfgan
    kyknya klo tukang parkir mintain duit k kita itu dah emg kewajiban kita memberikan hak tukang parkir, karena tukang parkir telah menunaikan kewajibannya yaitu menjaga dan mengatur kendaraan yang ada di parkiran….klo tukang sampah yang ngambil sendal atu sepatu itu salah kita juga krn sembarangan meletakkan barang-barang :D

    @balita
    yup bener…dan g ada salahnya klo kita belajar tentang makna hidup dari orang-orang seprti mereka :)

    @Cloud
    dont judge the book by its cover…itu perumapamaan yg tepat utk menggambarkannya :Peace:

  19. arfgan says:

    =_=”
    kalo kita cuman bentar doank…
    misalnya
    mo beli di al*amart terus cmn beerenti bentar…
    masak di cegat buat ngasih duit..
    anehh….

    jiaakaka salah gimana..
    jelas” di depan rumah gw…
    (lmao)

    eh kimbum itu siapa?
    baca ajah link yg gw kasih di spoilernya tentang kimbum

  20. admin says:

    ehhehe…mungkin itu oknum tukang parkit kaleee :Peace:

  21. arfgan says:

    jiakaka….
    kan ga semuanya gw bilang bae’
    hehhee

  22. ridu says:

    iya bener banget! saya lebih menghargai mereka daripada para pengemis..

  23. abid famasya says:

    semoga aja nggak cuma niat….

    niat aja sama aja boong.. :iloveindonesia

  24. Kus Andriadi says:

    kalo tukang parkir sih saya kurang setuju,

    apalagi kalo tukang parkirnya preman,

    tapi yang lainnya saya setuju…:D


[+] kaskus emoticons nartzco

Sponsors

  • Cheap reliable web hosting from WebHostingHub.com.
  • Domain name search and availability check by PCNames.com.
  • Website and logo design contests at DesignContest.net.
  • Reviews of the best cheap web hosting providers at WebHostingRating.com.