<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ai imoet &#124; Masih Belajar nge-Blog &#187; Add new tag</title>
	<atom:link href="http://aiimoet.net/tag/add-new-tag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aiimoet.net</link>
	<description>Blog Buat Belajar</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Jan 2011 14:09:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
<image>
  <link>http://aiimoet.net</link>
  <url>http://aiimoet.net/wp-content/uploads/2010/06/notes.png</url>
  <title>ai imoet | Masih Belajar nge-Blog</title>
</image>
		<item>
		<title>Pemborosan demi sebuah Gengsi</title>
		<link>http://aiimoet.net/pemborosan-demi-sebuah-gengsi/</link>
		<comments>http://aiimoet.net/pemborosan-demi-sebuah-gengsi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 01:11:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gado - gado]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentor]]></category>
		<category><![CDATA[Gengsi]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Hasil Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aiimoet.0fees.net/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Saya menghadiri sebuah presentasi alat kemarin di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Univrsitas Andalas. Alat yang dipresentasikan adalah sebbuah alat untuk memproses fermentasi yaitu Fermentor. Seorang expert dari Jepang mempresentasikan alat tersebut mulai dari cara merangkai sampai dengan prinsip kerja alat tersebut, terlihat dari prinsip kerjanya dapat disimpulkan bahwa alat ini sangat &#8211; sangat rumit cara<a href="http://aiimoet.net/pemborosan-demi-sebuah-gengsi/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saya menghadiri sebuah presentasi alat kemarin di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Univrsitas Andalas. Alat yang dipresentasikan adalah sebbuah alat untuk memproses fermentasi yaitu<strong> Fermentor. </strong>Seorang expert dari Jepang mempresentasikan alat tersebut mulai dari cara merangkai sampai dengan prinsip kerja alat tersebut, terlihat dari prinsip kerjanya dapat disimpulkan bahwa alat ini sangat &#8211; sangat rumit cara kerjanya, apalagi ditambah dengan diketahui bahwa harga alat trsebut adalah 650 juta (didapat dari sumbr yang dapat dipercaya).</p>
<p><span id="more-12"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya mahasiswa tidak akan mungkin menggunakan alat ini, karena pertama harganya terlalu mahal jadi mahasiswa takut memakainya, karena bila terjadi sedikit saja kerusakan maka mahasiswa tersebut harus mengganti alat itu. Lagipula mata kuliah yang beruhubungan dengan fermentasi ini sangat sedikit dan mahasiswa yang mengambil judul skripsi yang berhubungan dengan fermentasi ini juga jarang (Hasil survey saya selama masih kuliah).</p>
<p style="text-align: justify;">Saya kaget juga ketika si expert mengatakan bahwa di indonesia alat ini cuma ada di 5 tempat yaitu Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada dan Universitas Andalas. Muncul berbagai pertanyaan di otak saya, apakah alat ini memberikan manfaat bagi insan akademik ataukah hanya gengsi semata&#8230;?</p>
<p style="text-align: justify;">650 juta bukanlah angka yang sedikit untuk membeli sebuah alat yang notabene hanya sebuah rangkain besi ditambah beberapa sensor dan sebuah software untuk menjalankannya, tapi&#8230;pertanyaan besar untuk petinggi Universitas Andalas (UNAND), apa sebaiknya dana sebanyak itu disalurkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UNAND&#8230;? Karena standar kualitas pendidikan di Indonesia ini masih sangat minim. Sudah terlalu jauh Indonesia tertinggal daripada negara &#8211; negara yang dulunya di bawah Indonesia dalam hal pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa disaat &#8211; saat krisis seperti ini masih banyak juga orang &#8211; orang yang mengaku dirinya pendidik tapi malah membuang &#8211; buang uang hanya demi kepentingan gengsi semata..? Bukankah untuk membuat UNAND dianggap sebagai Universitas Bonafit di Indonesia harusnya meningkatkan akreditas masing &#8211; masing jurusannnya&#8230;? Bukannya malah membeli alat dengan harga ratusan juta kemudian dipakai hanya untuk pameran saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya benar &#8211; benar prihatin dengan keadaan pendidikan di Indonesia ini. Tidak adanya perhatian dari semua pihak mengenai pendidikan, yang hanya dipikirkan cuma gengsi, gengsi dan gengsi&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu harapan bagi Ibu Pertiwi ini&#8230; Majulah Indonesiaku</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aiimoet.net/pemborosan-demi-sebuah-gengsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

