Posts Tagged ‘aiimoet’

Manyun Ultimate


2010
06.23

Sore – sore enaknya blogwalking, blogwalking ke tempat yang sudah sering kita kunjungi ataupun ke tempat antah berantah yang bisa membuat kita mendapat hadiah. Seperti yang sekarang saya lakukan ini, saya baru saja blog walking dan sampailah di tempat Bapak tentara yang budiman, di blog Bapak ini ternyata banyak dipasang pengumuman kontes. Salah satunya kontes The Amazing Picture.

Ternyata saya diundang untuk ikut kontes ini, supaya hadiah motor bebek tidak jatuh ke tangan orang lain :D . Langsung saja saya ubek – ubek koleksi poto saya yang manis – manis :Peace: untuk dipajang, dan akhirnya jatuh pada poto ini

manyun ultimate

Inilah salah satu poto saya yang manis, poto ini diambil pada tahun 2008 bertempat di pinggir Jalan raya Padang – Bukittinggi. Pada waktu itu saya dan teman saya baru pulang dari Bukittinggi dan sedang istirahat di pinggir jalan karena kami berdua menempuh perjalanan dengan motor. Lama perjalanan dari Bukittinggi – Padang adalah kurang lebih 2 jam.

Poto ini diambil sewaktu saya sedang tidak ingin dipoto, tapi teman saya itu memaksa pengen poto saya, ya sudah saya bikin manyun saja :D .

Jadi inilah poto saya Pak, mohon diterima tapi jangan di dor… :Peace:

Recomended Film Buat Kita yang Muslim


2010
06.21

Kemarin saya dan pacar :D sedang ingin menonton film di sebuah bioskop, ternyata film yang ada hari itu Avatar, Traitor dan film Luna Maya yang sayangnya saya lupa judulnya, tapi yang jelas bukan film yang lagi panas diperbincangkan itu :D

Akhirnya pilihan jatuh pada film yang berjudul Traitor, traitor sendiri kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia yaitu pengkhianat bangsa. Awalnya kami ragu – ragu untuk menonton film ini, karena pemain filmnya tidak terlalu terkenal, tapi karena hari itu keinginan untuk menonton film sangat tinggi, jadi terpaksa beli tiket untuk Traitor.

Setelah menonton film itu, kami berdua sepakat menyatakan kalau film Traitor merupakan film yang harus ditonton khususnya oleh orang muslim seperti kita. Tapi sayang nilainya di IMDB hanya 7,1 tapi itu sudah termasuk yang lumayanlah.

Ceritanya seperti ini, ada seorang mantan tentara amerika yang bernama samir, ibunya berasal dari amerika dan ayahnya berasal dari Sudan. Di kemiliteran amerika, samir ditempatkan di bagian bom, sehingga dia menjadi seorang penjinak dan perakit bom yang sangat handal. Pada suatu hari dia membuat dirinya masuk penjara di Yaman karena di anggap teroris. Dalam penjara itulah dia bertemu dengan Omar, seorang anak buah dari teroris yang bernama Nathir yang pada saat itu Nathir merupakan teroris yang paling dicari oleh FBI. Nathir menganggap dirinya sebagai mujahidin karena tujuannya adalah menghabiskan semua yang berbau amerika.

Omar dan samir kemudian menjadi sahabat dalam penjara itu, setelah omar mengetahui kehebatan samir dalam perakitan bom, mereka merencanakan aksi melarikan diri dari penjara itu. Setelah berhasil keluar, samir kemudian bergabung bersama Nathir dan menjadi ahli perakit bom untuk kelompoknya. Beberapa bom telah dia buat dan diledakkan di konsulat amerika yang berada di Perancis dan terakhir dia susun 30 bom yang disebar diberbagai titik di amerika.

Singkatnya, 30 bom yang tadinya direncanakan akan meledak di 30 titik di amerika, dikumpulkan oleh samir menjadi 1 titik yaitu di dalam 1 bus. Kemudian samir melaporkan kepada FBI dimana Nathir berada. Kejadian ini membuat omar sahabatnya menjadi sangat marah, karena samir telah mengkhianatai Islam, tapi disana samir menegaskan bahwa Nathir dan kelompoknyalah yang mengkhianati Islam, samir berkata “di dalam Al Qur’an ditegaskan, jika kita membunuh satu orang manusia maka kita sama dengan membunuh seluruh umat manusia di dunia”. Untuk selengkapnya silahkan tonton film tersebut, dijamin tidak akan kecewa :)

Pesan yang disampaikan di film ini adalah, kita harus meluruskan persepsi kita tentang apa yang kita lakukan selama ini. Islam merupakan agama kedamaian, bahkan Nabi Muhammad SAW saja tidak pernah melukai orang kafir. Apalagi bom – bom yang mengatas namakan jihad, berapa orang yang tidak berdosa terkena oleh bom itu.

Saya sangat setuju dengan jihad, tapi coba teman – teman ingat lagi perkataan Rasulullah SAW sepulang dari perang, “kita telah melaksanakan jihad, sekarang mari kita melakukan jihad yang lebih besar lagi, yaitu memerangi hawa nafsu”.

Saya mohon maaf jika artikel saya kali ini banyak kesalahan… :)

Mari Berkarya Lewat Musik


2010
06.19

Sudah beberapa tahun terakhir ini industri musik Indonesia diramaikan oleh band – band yang beraliran Pop Melayu cengeng. Sepertinya generasi muda kita sudah kehabisan ide untuk membuat musik yang penuh dengan kreatifitas. Kenapa saya mengatakan seperti itu, karena menurut saya lagu – lagu yang sedang nge-Trend saat ini sangat jauh dari yang namanya kreatifitas :cd

Coba saja perhatikan dengan seksama lagu – lagu tersebut, musik yang menjadi pengiring lagu – lagu itu banyak yang mencontek lagu – lagu dari band yang sudah mendunia seperti L’arc n’ciel, White Lion, Iron Maiden dan masih banyak lagi. Kadang terpikir oleh saya apakah not – not lagu di dunia ini sudah habis makanya tercipta musik yang itu – itu saja.

Beruntung rasanya LA Lights mengadakan suatu ajang bermusik, yang dinamakan LA Lights Indiefest dan untuk tahun ini sudah merupakan LA Lights Indiefest yang ke-5 kalo ga salah. Ajang ini diikuti oleh kurang lebih 2700 band di seluruh Indonesia dan dengan berbagai Genre musik, mulai dari punk, pop, techno, rock dan lain – lain. Untuk band perwakilan dari padang jumlahnya ada 2 band yaitu The Giving dan Ranah Rasta, tapi untuk keseluruhan dari Sumatera Barat saya kurang tahu :D

Alhamdulillah, The Giving dan Ranah Rasta lolos ke Top 50 sebagai perwakilan dari Sumatera Barat :iloveindonesia, screenshootnya bisa dilihat di atas :D . The Giving mengusung aliran Experimental Punk katanya, sedangkan Ranah Rasta mengusung aliran Reggae. Walaupun kontes ini berada di jalur Indie, setidaknya ini sudah menjadi suatu gebrakan baru untuk musik Indonesia dan untuk kedepannya saya khususnya berharap akan melihat berbagai macam kreatifitas yang dihasilkan dari generasi muda kita dan juga dapat mengobati telinga para pendengar musik dari lagu – lagu yang ada sekarang ini.

Personil The Giving dari kiri ke kanan : Rosel, Hadri, Alfin dan Dimas

Kebetulan saya hanya punya foto personil The Giving, karena mereka teman – teman saya :D . Ranah Rasta juga teman – teman saya tapi kebetulan saya tidak dekat dengan mereka :D .

Saya berharap doa dan dukungan dari teman – teman semua agar The Giving dan Ranah Rasta bisa lolos sampai final :hope, tapi jangan lupa juga dukung band – band yang berasal dari kota teman – teman, agar musik Indonesia bisa berkualitas dan bersaing di Industri musik internasional… Amiin.

Dewasa itu seperti apa?


2010
06.17

“Kok kamu gitu sih..dewasa dikit napa…!!!” Sering kalimat seperti itu kita dengar bahkan kita ucapkan kepada seseorang yang ketika itu dia bertindak tidak berpikir dewasa menurut kita. Jujur sampai sekarang saya masih belum mengerti bahwa berpikir dewasa itu seperti apa, bersikap dan mungkin berpenampilan dewasa.

Saat ini masih banyak orang berpersepsi bahwa semakin bertambah usia seseorang berarti sejalan dengan kedewasaannya dalam berpikir dan bertindak. Tapi saya juga banyak mendengar dan membaca artikel bahwa kedewasaan seseorang tidak berbanding lurus dengan umur seseorang.

Setelah mencari – cari artikel yang tepat, ternyata saya menemukan penjelasan tentang apa itu dewasa dari sini. Walaupun setiap kita pasti punya pendapat sendiri tentang dewasa, yang pasti secara umum seseorang dikatakan telah dewasa jika dia sudah dapat berpikir, bertindak dan menghadapi segala sesuatunya dengan bijaksana.

Masalah yang masih ada sampai saat ini adalah, bagaimana merubah persepsi orang tentang kedewasaan berbanding lurus dengan usia. Bagaimana dengan ungkapan “Beliau sudah banyak merasakan asam garam kehidupan” yang otomatis artinya beliau itu sudah pasti sudah hidup lebih lama dari kita. Masalah yang lain adalah bagaimana dengan anak – anak yang masih sangat polos tapi sudah mulai berpikir dengan kritis, apakah bisa disebut dengan dewasa dini …?

Ada lagi persepsi lain tentang dewasa, ketika umur seseorang bertambah maka penampilannyapun harus mencerminkan umurnya itu. Apakah penampilan harus selalu sejalan dengan umur, misalnya ketika kita berumur 17 tahun kita masih pakai kaos oblong dan ketika berumur 20 tahun kaos oblong harus ditinggalkan dan diganti dengan kemeja. Apakah memang seperti itu seharusnya …? Kalau memang begitu berarti semakin tua seseorang maka penampilannya harus tua juga.

Rasanya mulai sekarang kita harus segera merubah persepsi – persepsi tersebut mulai dari diri kita sendiri, bahwa tingkatan umur seseorang tidak dapat mencerminkan kedewasaannya, dan cara berpakaian atau penampilan seseorangpun tidak akan dapat mencerminkan kedewasaannya.

Apakah kita sudah dewasa …?? Hanya orang – orang disekitar kita yang bisa menilai :)

Back in 26th


2010
06.15

Akhirnya saya bisa kembali ke dunia per-blogging-an, setelah sekian lama absen karena beberapa faktor yang rasanya tidak bisa saya jelaskan semuanya di sini. Tapi Insya Allah untuk kedepannya saya akan terus meng-update blog ini dan juga akan terus berusaha untuk blog walking ke blog teman – teman.

Mohon maaf banget buat temen – temen yang udah sering nanyain postingan baru dari saya, ternyata saya baru mampu meng-apdet pada hari ini yang bertepatan dengan hari lahir saya yang ke – 26. Sungguh sangat disayangkan, ternyata tidak terasa kalau saya sudah tua. :berduka

Karena udah lama ga nge-blog, bahasa saya jadi berantakan gini deh trus saya jadi cepet kehabisan kata – kata :bingung Mohon bantuannya kepada teman – teman agar saya dapat terbiasa lagi dengan blog :mewek

Tolong yaaaa…..  :beer:

Peraturan Itu Untuk Siapa?


2009
12.17

Akhirnya bisa nge-blog lagi setelah beberapa hari yang lalu disibukkan oleh kerjaan di kantor yang ga ada habisnya. Hari ini saya ingin menulis tentang kekesalan yang menjadi sebuah pertanyaan yang selalu mengganggu di pikiran saya.

Seperti yang kita ketahui, semua lembaga, organisasi, instansi bahkan pemerintahan mempunyai peraturan yang mengatur jalannya organisasi atau pemerintahan itu sendiri. Tapi yang membuat saya heran adalah mereka yang membuat peraturan dengan sanksi yang tegas malah yang lebih sering melanggar peraturan. Mungkin itu sudah menjadi hal yang biasa di negara kita ini Indonesia Raya. Tapi untuk konteks permasalahan saya ini, bisa dibilang saya kurang terima jika harus disalahkan karena mengikuti peraturan tersebut.

Kemarin saya disalahkan oleh salah satu anggota senat di tempat saya bekerja. Sebut saja Ibu “N”, Ibu “N” ini mempunyai anak bimbingan yang pada hari itu akan mengikuti Ujian Komprehensif (Ujian Sarjana). Menurut persyaratan yang ada seorang mahasiswa dibolehkan untuk mengikuti Ujian Sarjana jika persyaratan administrasi yang dia punya sudah lengkap. Kebetulan kemarin itu mahasiswa tersebut belum melengkapi persyaratan, sedangkan ujian akan dimulai dalam waktu 10 menit. Namanya juga mahasiswa apalagi dia seorang perempuan, jika sudah kepepet senjata satu-satunya adalah menangis.

Saya bilang kepada mahasiswi tersebut untuk tidak menangis karena masalah tidak akan selesai dengan menangis. Setelah saya berusaha mencari jalan keluar agar mahasiswi itu bisa mengikuti ujian, akhirnya dia bisa juga mengikuti ujian tersebut. Tapi tiba-tiba Ibu “N” memarahi saya sambil mengatakan :

Ibu “N” :”Kamu itu kenapa sih menghambat mahasiswa saya untuk ujian kompre..?? Liat itu dia jadi nangis kan…??!!!!”.

Saya : “Maaf bu, saya ga pernah menghambat mahasiswa Ibu atau dosen manapun untuk mengikuti seminar ataupun kompre, mahasiswa ibu ini belum melengkapi persyaratan administrasinya bu….”

Ibu “N” : “Alaaahhh kamu ini, banyak alasan!!!! Dia aja udah menangis kayak gitu…Tandanya kamu mempersulit dia kan???!!!”

Saya :”Bu, kemaren ini bukannya ibu sendiri yang bilang sama saya untuk tidak mengizinkan mahasiswa yang belum lengkap persyaratan administrasinya untuk  Ujian??? Kenapa pas anak bimbingan Ibu malah dibela..??? Ibu tu konsekuen donk sebagai Dosen atas peraturan yang Ibu bikin sendiri…Jangan mau enaknya aja, klo anak bimbingan dosen lain peraturan ditegakkan, tapi kalau anak bimbingan Ibu peraturan boleh dilanggar….Gimana sih….???!!!

Terbukti kalau peraturan di negara kita ini berlaku hanya untuk orang-orang yang lemah, untuk orang-orang yang memegang kekuasaan peraturan tidak berlaku….

Segalanya Berawal Dari Niat


2009
12.03

Kemarin sore saya dan dia pergi JJS aka Jalan – Jalan Sore, kebiasaan yang sudah mulai jarang kami lakukan pasca gempa yang melanda kota Padang. Beberapa hal menjadi suatu pemikiran bagi saya ketika jalan – jalan kemarin, dan baru pada saat itu saya menyadari bahwa semua pekerjaan yang kita lakukan asalkan halal dapat menjadi sangat berarti jika diawali dengan sebuah niat yang tulus.

Pertama, saya memperhatikan tukang sol sepatu karena kebetulan saya juga sekalian memperbaiki sepatu. Selintas terlihat bahwa pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang sepele, tapi coba kita pikir lagi. Seandainya kita membeli sepatu atau sendal baru, 1 bulan kemudian sepatu atau sendal itu rusak dan tidak ada tukang sol sepatu untuk memperbaikinya maka kita harus membeli sepatu atau sendal baru lagi. Bayangkan dalam 1 bulan kita membeli sepatu baru, berapa banyak uang yang harus kita keluarkan lagi padahal kebutuhan yang lebih pokok masih banyak yang belum terpenuhi. Dengan adanya tukang sol sepatu maka masalah kita telah terselesaikan dalam hal sepatu, selain itu para tukang sol sepatu juga memperoleh pendapatan yang bisa digunakan untuk menghidupi keluarganya. Terima kasih Pak tukang sol sepatu….

Kedua, saya memperhatikan tukang parkir. Setiap hari kita pasti bermobilisasi entah itu ke sekolah, kantor, kampus, pasar, mall dan lain – lain yang menggunakan kendaraan, baik itu kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Bagi kita yang memiliki kendaraan pribadi pasti jasa Bapak tukang parkir sangatlah membantu kita dalam hal memarkirkan kendaraan kita. Coba kita pikir seandainya tidak ada profesi tukang parkir ini, kita pasti akan memarkir kendaraan kita sembarangan dan akhirnya bisa mengganggu ketertiban lalu lintas yaitu menimbulkan kemacetan. Berterima kasihlah kepada para tukang parkir ini karena dengan tanggung jawab mereka, kendaraan kita akan terparkir dengan baik dan dengan tanggung jawab mereka pula kendaraan kita akan menjadi aman.

Terakhir saya memperhatikan tukang sampah. Tukang sampah yang pekerjaan sehari – harinya mengumpulkan sampah dan mengantarkannya ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sering dianggap sepele. Kita sering merasa jijik ketika kita melewati bak – bak sampah karena baunya yang menyengat. Tapi bagi para tukang sampah itu bukan alasan untuk tidak mengumpulkan sampah – sampah tersebut. Jika tidak ada tukang sampah maka lingkungan tempat kita tinggal, sekolah, kampus maupun kantor akan selalu kotor dipenuhi sampah, dan akhirnya kitapun akan merasa sangat tidak nyaman. Berterima kasihlah kepada para tukang sampah ini karena telah membantu membersihkan lingkungan kita, selain itu kita bantu mereka dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau ingin buang sampah sembarangan coba bayangkan dulu kita menjadi tukang sampah, apakah sanggup mengerjakan pekerjaan itu…???

Ternyata sebuah pekerjaan kecil dan sepele akan menjadi sangat berharga jika dilakukan dengan niat baik dan tulus. Apakah kita berniat baik dalam mengerjakan pekerjaan kita…???

PNS dan Dilemanya


2009
11.19

Pegawai Negeri Sipil atau biasa kita sebut PNS, saat ini menjadi suatu tujuan prioritas dari para pencari kerja. Berbagai macam alasan mereka kemukakan mengapa memilih menjadi PNS, salah satunya adalah ketetapan pekerjaan yang akan mereka dapatkan sampai umur membatasi mereka bekerja hingga akhirnya pensiun.

Pada saat ini di kota Padang berbagai macam formasi untuk menjadi PNS sedang dibuka dan para pencari kerjapun berbondong – bondong mengirim lamaran ke salah satu Kabupaten atau Kotamadya yang ada di Sumatera Barat sesuai dengan pendidikan terakhir yang mereka punya.

Namun sangat disayangkan perbandingan jumlah pelamar dengan formasi yang tersedia sangat signifikan perbedaannya. Bayangkan saja 1000 orang pelamar memperebutkan 1 formasi untuk jurusan Teknologi Pertanian di salah satu Kabupaten di Sumatera Barat. Sungguh sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkannya walaupun memang kesempatan selalu ada.

Tapi apakah ini tidak menjadi suatu pemikiran bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi khususnya. Tidak adakah cara lain untuk membuka lapangan pekerjaan untuk para pencari kerja yang jumlahnya hampir setengah dari jumlah penduduk Indonesia. Atau mungkin semacam pelatihan keterampilan agar mereka (termasuk saya) bisa berwirausaha.

Selain itu, kebobrokan – kebobrokan yang telah disandang oleh PNS tidak menjadi suatu halangan yang berarti bagi para pelamar. Sungguh sangat dilematis. PNS dicaci, dimaki tapi sangat dicari.  :cd:

Emot Baru


2009
11.11

Barusan nyari – nyari emoticon apa yang cocok buat tampilan blog yang baru ini. Setelah mencari kesana kemari, dan ngubek sana ngubek sini, akhirnya dapet juga emoticon yang sangat – sangat terkenal diseluruh dunia.

Kaskus Emoticon itulah namanya, langsung saja tanpa mikir sana mikir sini, plugin kaskus emoticon tersebut dipasang.

Horee…akhirnya saya punya emoticon baguusss….

Enjoy iaaa….

:kbgt:

Hikmah Di Balik Gempa


2009
11.10

Sudah hampir  2 bulan Gempa yang mengguncang Sumatera Barat berlalu. Kota Padang masih berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya, walaupun bekas – bekas reruntuhan masih terlihat dimana – mana. Namun duka itu masih belum juga hilang karena gempa itu masih saja berlangsung sampai saat ini walaupun dengan skala yang kecil, tapi cukup membuat trauma itu datang lagi.

Sayapun yang pada waktu kejadian itu sedang berada disalah satu pusat perbelanjaan di kota Padang, masih sangat trauma khususnya trauma berada pada gedung bertingkat. (more…;)